Yak, akhirnya tubes pertama semester ini telah rilis 1 jam yang lalu. Tubes OOP dengan menggunakan C++ tanpa GUI. Tugasnya bikin game kayak Harvestmoon. Fufufu...
Sebelumnya gue cerita kalo gue hampir ga dapet kelompok OOP. Alhamdulillah gue dapet kelompok juga sih. Tapi alhasil kelompok yang gue dapet sebagian besar terdiri dari orang-orang yang kemarin bolos dan nonton GBS. Hm, kelompok kami beranggotakan Chita, Arie, Samuel, sama Unggul. Di detik-detik terakhir kita dapet juga tambahan personil yaitu Akhiles. Alhasil, melihat komposisi anggotanya yang kayak gini, yang terbentuk bukan kelompok tubes, melainkan jadi TIM BASKET! uwahahaha!
Ayok, ga usah nubes! Mari bermain basket!
Senin, 28 Februari 2011
Kamis, 24 Februari 2011
Seandainya
Seandainya kemarin gw ga mutusin buat basket, mungkin kaki kanan gw ga akan bengkak kayak gini dan gw juga ga mungkin ga dapet kelompok tubes kayak gini!
Seandainya gw ga peduli sama orang-orang yang nyuruh gw ke lapangan, seandainya gw ga peduli sama orang yang ga tidur dan tetep disuruh tanding. Toh, begitu gw masuk lapangan sebentar dan cedera juga di bangku penonton dan dari massa himpunan gw sendiri malah ada yang bilang, “Mainnya ga ikhlas sih!” Gw ga mau nengok ke belakang, lebih baik gw ga tau siapa orangnya.
Gw cuma berharap seandainya gw ngambil keputusan lain kemarin!
Selasa, 22 Februari 2011
Happy Birthday My Mom :)
Happy Birthday, Mama :) The only thing I wanna say to you is I LOVE YOU and I WILL ALWAYS DO!
I know I sometimes didn't listen to what you've said. I'm not such obedient daughter to you. Sometimes, I broke the rules you've made. But deep in my heart, I always love you. May be I've made you angry or cry, I really am sorry for every single thing I've done. I just wish to make you proud, to make you smile, and to make you laugh. I will always need your hug cuz I always miss you. I rarely understand you, but you always understand me even if I tell you nothing. I always need your support to live this life, and I know you gave all your best for me. But I can't do the same for you even if I try hard, I can't reach the same level as you. Allah always loves you, Mom, and I do, too.
Found this letter in Google, and it describes all Moms.
Senin, 21 Februari 2011
ARKAVIDIA 2.0
Arkavidia merupakan sebuah acara berbasis IT yang diselenggarakan oleh HMIF ITB. Tema yang diangkat kali ini adalah IT for Daily Life. Arkavidia 2.0 ini dilaksanakan 2 hari pada tanggal 19-20 Februari 2011. Cukup beragam acaranya, ada seminar yang diselenggarakan 3x mulai dari pre event bulan November, Januari, dan di hari-H, ada Career Day yang mendatangkan perusahaan-perusahaan yang berkecimpung di dunia IT, yang ga kalah seru ada Expo yang menampillkan karya-karya yang dibuat oleh mahasiswa (bahkan hasil tugas besar saat kuliah pun ada juga yang dipamerkan), di tempat yang sama dengan Expo diselenggarakan juga Gerakan Seribu Jari yang merupakan bentuk pengabdian masyarakat yakni dengan mengetikkan buku-buku menjadi softcopy kembali yang nantinya akan dicetak ke dalam huruf Braille sehingga bisa dimanfaatkan oleh saudara kita yang tuna netra. Oh iya, masih ada workshop dan lomba, serta stand makanannya (makanannya enak-enak, ada Magnum, Piramizza, Kebab, Cane, Zupa-zupa, Wendy's, baso tahu, gado-gado, mendoan, pokoknya banyak deh). Yang ga kalah penting dan seru ada panggungnya juga loh! Hohoho. Di hari pertama, panggung tersebut diisi oleh band-band lokal (band himpunan kayak Birawa dari HMIF sendiri). Nah, di hari kedua kemarin sore (Sunday Afternoon), Arkavidia 2.0 menghadirkan MOCCA di closing acaranya. WoW! MOCCA! Kyaaa kyaaa! #mulailabil
Ok, itu tadi acara Arkavidia 2.0 secara keseluruhan. Sekarang saya mau cerita tentang gimana serunya jadi panitia Arkav ini.
#DAY 1
I thought it was the freakiest day in my life. Hari pertama masih nyambung sama persiapan hari pertamanya kan? Kalo gitu, saya cerita dari H-1nya. Hehe. Sebenernya buat anak-anak dekor dan lainnya yang harus menyiapkan suatu hiasan-hiasan udah mulai kerja dari beberapa hari sebelumnya (atau bahkan 1-2minggu sebelumnya). Saya yang kebagian tugas di seminar entah kenapa rasanya sangat menggabut karena cuma rapat divisi dan kerja di hari-H seminar. Malahan waktu hari Rabu ada rapat divisi, saya ga ikut gara-gara ga tau ada rapat dan alasan ketidaktahuan saya adalah gara-gara udah ga nyalain hape 3 hari (padahal harusnya 1 minggu dari acara besar kayak gini hape standby terus, haha). Tapi malemnya pas rapat akbar saya dateng kok (walaupun agak dipaksa sama Rido dan berujung berinternet ria di Labdas III samping sekre tempat rapat, he). Ok. Next, malem tanggal 18 abis maghrib, kita briefing panitia keseluruhan di Aula Barat. Hari Jum'at, gw kuliah cuma nyampe jam4. Karena nunggu maghrib, jadi gw karaokean dulu deh sama anak-anak KGMC(Keluarga Ganesha Mahasiswa Cirebon), fufufu.
Rapat pun beres. Terus gw bantuin dekor tanaman di Aula Timur, di sela-sela bantuin itu, gw sempet nonton Adithya Sofyan dulu yang manggung di closing IUGC. (nyanyi-nyanyi Adelaide Sky xp). Terus beres di AlTim, gw ke sekre 2. eh ditangganya penuh sama yang lagi dekor. Ketemu Dibi, Aghes, Daniel yang lagi nempel-nempelin CD LILO yang segitu banyaknya. Eh, kita malah berujung ke McD buat makan dengan tambahan personil, Redi, dan minus Daniel. Gw balik dan nyampe kosan jam setengah 1 dini hari dianterin Dibi. Kita berempat kedinginan lah, dan ga ada yang bawa jaket. Haha. Alhasil sampai sekarang hidung gw masih ga berhenti crat crot crat crot.
Paginya, seharusnya kami briefing panitia lagi jam 5.30, tapi karena baru tidur jam 2an(harus install Office dulu buat dipake paginya) dan karena sudah 1 bulan kuliah siang dan kebiasaan habis Subuh tidur lagi, gw baru bangun jam 5.20. Mandi dan siap-siap, nyampe kampus baru jam6. He. Ga jadi briefing deh karena yang lain juga banyak yang telat. Terus gw, Chita, Karin sarapan dulu. Tiba-tiba gw dapet sms dari ka Dhea yang bilang LO jangan pake kaos, ya, abis sarapan, ketemu ka Lala, ngambil kemeja deh.
Harusnya, saya jadi LO untuk 2 pembicara, tapi karena pembicara pagi langsung dipegang sama Maul jadi gw gabut paginya. Cuma bantu-bantu di registrasi aja. Siangnya saya jadi LO buat Pak Armein yang menjadi pembicara di sesi II. Untuk tiap gw nge-LOin orang, beliau asyik-asyik. Di seminar sebelumnya, saya menjadi LO Pak Budi Rahardjo. Hehe. Terima kasih untuk Pak Budi dan Pak Armein. :)
Kerjaan beres! Dan seminar pun terbilang cukup sukses, walaupun ada 'saingan' dari Grand Seminar IEC yang di Sabuga. Lega rasanya. Eval jam6 sore. Oh iya, pas eval gw dikasih tau ka Desfri, dia kehilangan handycam :(. Jadi, buat siapa aja yang nemuin, tolong balikin lagi ke ka Desfri. Semoga ketemu deh, ka! ^^
Abis eval, baru deh jadi the frekiest moment ever. Tadinya gw mau minta dilatih DDR sama sang maestro Dibi dan Aghes. Tiba-tiba Emil yang mau ke BEC ikut nongol. Eh, Aghes malah rapat dulu, begitu nongol malah ngajakin kita bareng Dannis buat nyebar flyer Career Day. Turun di Balubur dulu, gw sama Aghes nyebarin flyer sampe Gelap Nyawang, Emil sama Dibi. Dari Balubur ke BEC asyik banget apa, nyebarin flyer dibuang-buang lewat jendela mobil. It's really addictive and super fun! Hahaha.
Nyampe BEC, gw pas turun dari mobil Dannis ngejatuhin satu ayam KFC bucket punya Dannis *duh, maap*. Lalu, gw sama Dibi kebagian nyebarin flyer di depan BEC, bingung targetnya yang mana. Ya udah kita cuma bagi ke beberapa orang aja, masuk ke dalam, gw taruh lumayan banyak flyer di stand IM2 yang kosong. Haha. Satu hal gila lagi yang gw lakuin di BEC: masuk ATM Center, terus naruh flyer di tiap mesin ATM. hohoho.
Dari BEC, kita langsung ke BIP. Sepanjang jalan ke BIP, Aghes naruh flyer di tiap tempat sampah. Parahnya, tujuan kita kan ke Timezone, kita lewat lift barang. Eh, si Aghes naruh flyer banyak banget di lantai lift, padahal ada CCTV. Hm, lucunya, lift kebuka dan yang masuk mas-mas cleaning service yang langsung ngambil flyer itu. Dengan lagak sok innocent di dalem lift kita diem semua. Si Aghes pura-pura ngajak ngobrol Dibi, "Dib, tas Lo kok berat banget sih?" *kayaknya dia sambil nyembunyiin flyer yang masih dia pegang, rofl*
Di Timezone Dibi sama Aghes freak banget main Piu -____________________________-". Gw yang udah kecapekan ga jadi ikutan. Cuma nonton tapi ngeliat mereka gw jadi ikutan capek. Kita di Timezone sampai udah ditutup dong! Aaaaaaaaaaa. Gila banget lah mereka.
#DAY 2
Kalo hari kedua, gw super gabut. Gw ga dateng pagi lagi gara-gara pusing pilek dan crat crot keluar terus dari hidung. Jam setengah tujuh bangun, dan gw mandi. Jam 7 udah mau berangkat. Eh, dompet gw ilang di kamar sendiri (kamar gw udah lebih parah dari kapal pecah). Jadi, gw nyari dompet dulu, sampai membuat kamar terlihat sedikit lebih rapi. Haha. Baru deh, ketemu tuh dompet xp. *kalo ketauan mama, gw bisa abis*
Sampai kampus langsung ke Lapanga Cinta dan naruh laptop. Numpang main internet sebentar sampai jam9. Ketemu Gita. Haha. Jajan di stand makanan. Ke Career Day, ikutan GSJ juga. Mantap lah! Gw ikut bantuin Emil bawain makanan buat Juri di lomba *ga penting sih, at least ga full gabut, haha*
Sore yang dinanti-nanti. CLOSING. Infinity nongol, beberapa band dari APRES juga nongol. Pembagian hadiah lomba, doorprize, dan semuanya. MCnya kocak banget! Hahahaha.. Ada Ganyu (Gajah Unyu) juga di Arkavidia 2.0. Itu maskot kita. Ntar gw upload fotonya.
Beres semuanya. Closing ditutup dengan Mocca. Lagunya asyik-asyik. Jadi inget, waktu SMA kelas 1 gw mulai suka banget sama Mocca gara-gara temen sebangku gw, Ichi, suka banget Mocca. Waktu di kosan lama juga, gw hampir tiap malam sendiri di temenin laptop yang mengalunkan lagu-lagu Mocca. Thanks you've made such great songs :)
Love Mocca!
Kamis, 27 Januari 2011
Mukrab HMIF 2010
Emm, harusnya gue udah posting tentang ini dari tahun lalu (2010). Hehe. Tapi kemarin sempet males buka blog. Salah satu alasannya juga karena koneksi internet yang ga kenceng. Yang mau gue bahas sekarang kan bukan koneksi internetnya melainkan Mukrab HMIF 2010.
here it goes.
Awal mula gue jadi panitia Mukrab terjadi di depan lift (depan sekre1 HMIF juga sih). Gue lupa waktu itu mau kemana, terus tiba-tiba Agast sama Bepe narik gue terus nanya.
Agast: "Ces, lo mau jadi Kadiv Konsumsi ga buat Mukrab?"
Gue: "Hah? Kapan? Males lah."
Agast: "Masih lama kok. Acaranya 18 Desember."
Gue: "Hm, ya udah deh, kalo masih sebulan lagi mah. Konsumsi doang kan? Ga bakal ribet" *pikir gue gitu*
Jadilah gue sebagai anak buah Agast di Kesekjenan Internal. Gue kasih nama-nama panitia yang lain nih. Sang ketua kita adalah Bepe. Disusul sekretaris dan bendahara ada Dea dan Bobi. Setelah itu ada Sekjen Eksternal yaitu Nunu dengan anak buahnya Algo di perizinan, Riza di Danus, dan Nadin di PubDok. Ada Sekjen Acara yaitu Wibi yang punya anak buah Tifa sebagai kadiv acara samaWiko Putrawan jadi PJ performance angkatan, ada juga Andreas yang ngurusin band apa aja yang bakal tampil sama Guess Star yanf WOW! *hahahaha*. Nah, yang terakhir ada Sekjen Internal yang juga merupakan boss gue yaitu Agast. Gue di konsumsi, terus Gita di Dekor, sama Marchy di logistik. Ditambah Penanggung Jawab Mukrabnya Ka Ade '08 sama Bang Radit selaku Kadiv Kekeluargaan HMIF.
Kebersamaan kami dimulai dengan RAPAT. Ya, pasti kan kita rapat kalo mau ngadain acara. Kita juga rapat berkali-kali dong. Buat ngebahas semua-muanya. Temen-temen panitia semuanya asik-asik dan enak banget buat diajak kerja sama. Untuk Mukrab yang lebih baik. Hehe.
Sekarang gue cerita tentang H-1 dan D-Day nya. Mukrab diadakan hari Sabtu, tanggal 18 Desember, itu bertepatan dengan ulang tahun temen saya yang bernama Dessy Teliandi. Dia sekarang kuliah di kelautan UNPAD. Nah, gue sama temen gue yang juga bernama Dessy (nama lengkapnya kalo yang ini Dessy Retamia Magnatika) punya rencana buat ngasih surprise buat Destel. Hari Jum'atnya gue masih ada ujian Struktur Diskrit dari jam 1 sampai jam 3. Terus gue ada kumpul angkatan kalo ga salah, abis itu gue harus beli minum buat konsumsi besoknya. Sesuai permintaan Guest Star gue harus beli air mineral dengan merk dagang 'Aqua' 660ml. Hmm. Saat itu, gue lagi ga enak badan. Gue sempet muntah-muntah juga sorenya. Aduh, kacau banget kan? *Gue muntah depan koperasi lah!* Untung ada Aul, Riza, sama Gharta waktu gue muntah. Thanks banget mamen! hehe.
Abis muntah itu, gue sama Aul cari makan. Gue cuma beli pisang doang soalnya kalo dimasukin makanan bawaannya pengen muntah lagi. Abis itu gue sama Aul pergi ke kantin Salman. Dia makan, dan gue cuma pesen teh manis anget. Abis itu, pas mau balik lagi ke kampus. Gue muntah lagi di toilet Salman. Haduh haduh. "Jangan sakit sekarang dong, masih banyak banget kerjaan gue!"
Udah lebih plong karena udah 2x muntah, gue balik lagi ke kampus. Di sana gue ketemu Fitra yang jadi divisi konsumsi mukrab juga. Gue minta anter nyari aqua gelas dan aqua botol murah dus-dusan. Dibi yang waktu itu lagi main kartu sama beberapa anak Infantri (nama angkatan gue), dia bilang dia tau tempat yang murah di Kebon Bibit. Akhirnya kita ke depan terus yang lain minta jalan kaki. Cuma karena gue ga enak badan gue bilang, "Udah lah naek angkot aja!" Bertiga nunggu angkot di depan, eh malah ketemu sama Rido, Akhiles, Aghes, Emil. Inget Rido bawa mobil, dengan tampang polos dan tak berdosa gue minta tolong Rido anterin. Rido yang saat itu lagi baik *peace ah, Do! kayaknya gue emang sensi sama lo? becanda kok*. Intinya Rido mau nganterin, dan anak-anak lain malah ikut juga. Asiiik, ramee!
Kami pun beranjak dari gerbang depan ke parkiran sipil karena Rido parkir di situ. Terus langsung cabut ke lampu merah Balubur situ, gue sama Dibi turun duluan dan nyebrang yang lain muter dulu sama Rido. Begitu gue sama Dibi ke toko itu, tokonya udah ditutuuup. D*mn! Cuma telat beberapa menit dong! Ya sudahlah. Bingung mau ke mana lagi. Ada yang ngasih ide ke Superindo aja. Akhirnya kita pun langsung ke sana. Beli 2 3 dus aqua gelas dan 1 dus aqua botol. Eh, dapet bonus Mizone 3 botol. Hmmm. Gue kasih buat temen-temen gue yang baik hati nganterin gue deh. Thanks ya kawan! Aghes sama Dibi di Superindo malah main Piu dulu -gue ga tau tulisannya bener ga, itu sejenis DDR-. Ckckck.
Balik lagi ke kampus. Si cowok-cowok super ini ngangkut 4 dus sampai sekre 1 dari parkiran sipil. Ok, luar biasa sekali mereka! *prokprokprok* Kita nyampe jam 6. 40an di parkiran dan Udah 6.50 waktu nyampe sekre1. Gue yang kebetulan lagi ga sholat nyante aja. Tapi, temen gue yang lain pada sholat. Buru-buru deh mereka sholat. Untung tepat di samping sekre 1 ada mushola. He. Maap ya :p
Abis itu, gue janjian sama Desret ketemu di ITB buat beli kue jam 7. Sebenernya janjian ketemuan sama Ka Pandy juga. Dia itu abang sepupunya Destel yang sekarang jadi kakak tingkat gue di IF -____-. Eh, gue sms dia, dia bilang ga jadi ikut ke Jatinangor gara-gara tiba-tiba ga enak badan. huuu, lemah nih si kakak XD. Alhasil, gue yang kelaperan karena emang belum makan dari kemarin sorenya *makanya muntah-muntah* pergi makan dulu sama Desret. Kita makan soto di Balubur. Abis itu, ke kosan gue buat ngambil kado. Terus Desret sholat dulu. Langsung balik lagi ke kampus. Tadinya gue mau bantuin anak dekor dulu buat Mukrab sambil nungguin Yogi *temen kosannya Destel* yang mau jemput. Desret nunggu di gerbang depan, gue ke selasar MIC dulu di Labtek V lt.3. Eh, baru nyampe sebentar, gue udah di sms Desret kalo Yogi udah nyampe. Jadi, langsung turun lagi deh. Oh iya, sikonnya saat itu, gue sama Desret belum sempet beli kue buat tiup lilin dan udah jam9. Ada ide beli di Kartika Sari, tapi ternyata udah tutup. Terus kita bertiga ke BIP deh, ada toko kue begitu pintu masuk belok kiri. Beli kue di situ. Abis beli kue, kita ke McD di Gatot Subroto buat nunggu jam 11. Bandung Nangor kalo malem kan ga nyampe sejam. Makan dulu di sana. Jam 11 lewat sedikit baru deh kita ke Nangor. Waktu nyampe nangor belum jam 12 lagi. Jadi nunggu dulu sekitar 15 menit. Yogi dengan pintarnya bawain kita geretan buat nyalain lilin.
Udah 5 menit lagi, kita parkir depan kosannya Destel. Jam 12, Desret sms Destel ngucapin selamat ulang tahun. Baru kita melancong ke lt.2 ke depan kamar Destel dengan mengendap-endap kayak maling. Hmm. Kita berharap Destel udah tidur, tapi ternyata belum. Kita mau ketuk pintu atau langsung masuk pakai kunci yang Desret juga punya. Akhirnya kita mutusin buat pake kunci yang dipegang Desret. Eh eh eh, ga kebuka-buka nih pintunya. Yang ada malah kita nimbulin suara grasak grusuk yang bikin Destel ngebuka pintu kamarnya duluan. Ahh. Lilinnya mati pas Destel buka pintunya. Gagal deh :'( Tapi, kita tetep nyanyi "Happy Birthday, Destel" hehehe.
Beerkali-kali diulang adegan buka pintunya biar lilinnya tetep nyala. Lalu, kita main cemong-cemongan pake krim kuenya. Sampe kuenya jatuh ke lantai. Aaaaa. ya udah deh.
To be continued ntar malam ceritanya. Sekarang mau kuliah dulu.
To be continued ntar malam ceritanya. Sekarang mau kuliah dulu.
Selasa, 25 Januari 2011
Awal Semester Empat
Kuliah perdana yang seharusnya dilaksanakan pukul 7 pagi di ruang 9008 dengan mata kuliah Kesehatan Lingkungan ternyata ga ada doseeeen! Ruangan dipindahin lagi. Gue telat 10 menit. Terus gue sms Amel yang gue tau dia ngambil KesLing juga. Eh, tiba-tiba dia bilang 9008 kosong. Terus mau nyoba ke 9213 ruang K2. Eh, Amel sms katanya dipindahin ke rsg. Gue nelpon Amel deh, soalnya gue ga tau tuh ruangan ada di sebelah mana dan di gedung apa. Begitu ketemu Amel, ternyata dia juga kaga tau rsg itu di mana. Akhirnya gue nelpon Alfian yang pasti tau itu ada di mana. Dengan perasaan khawatir Alfian ga mungkin ngangkat telpon gara-gara udah ada dosen. Ternyata begitu Alfian ngangkat telpon, terdengar suara berisik dan ramai. Fiyyyyuuuh! Artinya dosen belum ada. Gue tanya lah si ruangan yang disebut rsg itu di mana. Dia bilang di plano lantai 6. Busyyyet?! Berharap ada lift dan emang ada sih, hehe:D
Gue sama Amel langsung buru-buru mencet tombol lift. Nunggu lift lama banget, begitu pintu lift terbuka langsung deh kita berdua masuk. Mau mencet lantai 6......... "Mel, mana angka 6nya ya?" tanya gue. "Loh, iya! Udah pencet 5 aja, siapa tau ada tangga lagi." Okelah, dipencet tuh angka 5, terus begitu keluar ada Sule. Jalan ke kiri dikit ada tangga deh. Akhirnya ketemu sama anak-anak IF yang lain. Semua yang ngambil KesLing masih ada di depan rsg. Ternyata kata Alfian rsg itu ruang serba guna. Haduh, maaf deh, gue norak :P
Udah hampir jam setengah delapan, kita baru boleh masuk ruangan. Nunggu lagi sampe jam 8an, hmm, masih ga ada dosen. Satu per satu mulai ninggalin ruangan karena sepertinya memang ga akan ada dosen. Sampai akhirnya, anak-anak HMIF pun keluar ruangan tersebut. Kuliah perdana pun dimulai dengan ketidakhadiran dosen. Hal yang sangat klise dan biasa.
Jam 8 ada pertandingan voli di ajang olimpiade KM ITB IV antara HMIF vs Penerbangan (maap, lupa nama himpunannya PN itu KMPN atau HMPN? Hehe. Sebut saja PN). Akhirnya kabur dari KesLing, kita dukung voli HMIF deh. Eh, tapi kalah. Hm. Ga pa pa. Yang penting udah berusaha dan memberikan yang terbaik *kumat deh sok bijaknya*
Beres voli gue langsung cabut ke kosan. Soalnya kuliah mulai lagi juga jam 2. Sebelum ke kosan, gue ke kantin Salman dulu. Sarapan. Tadi pagi ga sempat sarapan di rumah. Nah, sesampainya di kosan, gue langsung beres-beres kamar. Kacau nih kamar udah ditinggal liburan. Gue nyuci baju juga yang udah seminggu gue taruh di kosan. Hhhh. Repooot. Tapi kewajiban sebagai empunya kamar. Haha.
Onlen-onlen lagi deh. Terus jam 2 ngampus lagi, dilanjutin sama kuliah Orkom yang didongengin sama OOP sang mata kuliah dewa semester ini. Gue sekarang cuma berharap, semoga gue bisa mengikuti sisa semester ini yang masih panjang dengan baik. Berharap nilai gue A semua, walaupun itu sepertinya hanya mukjizat. Semoga gue bisa mendapatkan hasil yang terbaik. Amin. Ingetin gue ya, buat berusaha lebih keras dan semaksimal mungkin ya semester ini XD
Tumpukan Kertas dan Daun-Daun Kering
Ayiih, hari ini udah kuliah lagi aja, perasaan liburan gue ga pernah berasa. Aaargh! Jadi inget liburan-liburan sebelumnya. Libur semesteran yang pertama, gue harus bolak-balik Bandung-Cirebon berkali-kali karena baik di Bandung maupun di Cirebon, gue lagi ada kegiatan saat itu. Liburan kenaikan tingkat, hmm, diisi dengan kegiatan yang 'bermanfaat' sih dan memang ga bikin capek. Ya, gue ikut osjur sama diklat oskm.
Yang mulai duluan tuh diklat terpusat oskm. Ini merupakan serangkaian diklat yang diberikan untuk calon panitia penerimaan mahasiswa baru 2010. Di sana kita bener-bener dapat pengalaman yang seru. Kita bisa kenalan sama anak-anak dari jurusan lain yang notabene mungkin jarang berinteraksi dengan kita kalo lagi hari kuliah. Selang 2 minggu dari diklat terpusat oskm, osjur pun dimulai. Ya, osjur! Loh, kok baru tingkat 2 osjurnya? Jawabannya gampang, karena tingkat 1 atau biasa di sebut masa TPB *aslinya sih Tahap Persiapan Bersama, tapi biasa disebut Tahap Paling Bahagia*, kita masih ada di fakultas/sekolah dan belum dijurusin *silat kali? pake jurus, XD*
Hampir bersamaan dengan dimulainya Sparta *sebutan osjur di program studi gue*, dimulai juga diklat divisi oskm. Ada 3 divisi lapangan di oskm, yang pertama keamanan, medis, dan tata tertib kelompok alias taplok. Gue ikut diklat taplok. Hmhm. Jadi inget tugas yang super banyak waktu itu. Yang harusnya gue liburan 2 bulan, gue jadi hampir berasa ga liburan. Huhu :(
Tapi, ga nyesel sih. Life is a choice kalo kata orang mah. Hidup adalah pilihan, dan gue milih buat mengisi liburan dengan beragam kegiatan kampus *haha, sok banget lah gue*. Ya, dari diklat oskm, sparta, dan PLO sebelumnya *ospek fakultas*, gue dapet pengalaman segudang. Dari mulai temen baru, kenalan baru, lebih kenal tentang kampus gue, mungkin juga keterampilan baru. Waktu diklat maupun ospek, kita dituntut untuk kreatif, tidak jarang kita disuruh membuat suatu karya dari bahan yang biasanya udah tidak kita gunakan lagi. Contohnya, kita disuruh untuk membuat buku kelompok yang tiap lembarnya berasal dari kertas reuse. Waktu nyari kertas itu berasa kertas-kertas yang udah hampir ga guna, dan mungkin kita buang kalo lagi beres-beres kamar jadi punya nilai guna lagi. Hmhm, dan yang penting mengurangi tumpukan kertas tidak terpakai di kamar gue. Hehehe.
Pernah juga kita disuruh membuat suatu karya dari daun kering, yang kita kumpulkan sendiri. Boleh kita cari di sekitar kampus *kebetulan kampus gue banyak banget pohonnya* atau kita cari di deket rumah dan kosan. Kalo gue sama temen-temen waktu itu nyari di taman depan kampus. Daun kering yang biasa disapu sama petugas kebersihan terus mungkin dibakar, bias kita manfaatkan buat jadi suatu karya. Sayangnya gue ga mendokumentasikan hasil yang kelompok gue buat. Dari daun kering yang kemudian ditransformasi menjadi sebuah karya, ternyata ini bisa dijadikan bisnis juga. Gue nemu cerita tentang pemanfaatan daun kering ini waktu lagi googling gambar daun kering. Di Surabaya, seorang ibu bernama Nanik Heri, pemilik bengkel Kriya Daun hanya memulai usahanya dengan modal Rp 100.000,00 dari uang pensiunan suaminya dan daun kering, sekarang omzet usahanya sudah mencapai Rp 50 juta per bulan dengan kapasitas produksi 3.000 item per bulan. Wow. Kalo mau baca cerita lengkapnya klik aja di liputan 6.Nah, manfaat dari daun kering bisa juga dijadikan kompos. Kalau mau tau cara pembuatan kompos gue kasih dari tulisan Riyanto ini. Gue copas nih, biar ga ada unsur yang dihilangkan atau dilebihkan *alesan, bilang aja males ngetik lagi, hehe*
"Kompos merupakan salah satu alternatif untuk mengurangi pembuangan sampah dan juga bermanfaat bagi tanaman. KSU Pointer mulai membuat kompos dari sampah organik berupa sisa makanan dan buah-buahan serta daun kering.
Manfaat kompos
1. Memperbaiki struktur tanah
3. Menambah daya ikat air
4. Memperbaiki udara dalam tanah
5. Menyuburkan tanah
Tempat pengomposan
Ada banyak tempat untuk pengomposan, seperti menggali lubang dalam tanah, memakai bak, drum plastik tetapi jangan sampai terkena air hujan. Jika berupa drum plastik atau tempat yang lainnya pada bagian bawah harus diberi lubang sebanyak lima buah.
Tips Membuat Kompos
Memisahkan sampah organik dan nonorganik, sampah organik bisa berupa sampah dapur atau daun-daun kering dan sampah nonorganik berupa plastik, karet, besi, dan lain-lain.
Setelah memisahkan sampah, sampah organik dicacah atau dipotong kecil-kecil supaya mempermudah proses pengomposan.
Pencampuran
Setelah sampah dipotong kecil-kecil kemudian dicampur dengan serbuk gergaji dan larutan mikroba berupa EM4 atau MOL tapai (tape singkong). MOL tapai adalah campuran gula+tapai yang didiamkan selama satu minggu. Setelah pencampuran, masukkan ke dalam tong selama lima minggu.
Pematangan
Sampah diaduk seminggu sekali selama lima minggu.
Ciri-ciri kompos
1. Tidak berbau busuk
2. Warnanya coklat kehitaman
Pengayakan
Kompos yang sudah jadi diayak supaya mendapat hasil yang baik."
Sepertinya ga terlalu sulit. Silakan dicoba. Nanti gue minta komposnya!
Lihatkan, banyak banget manfaat dari tumpukan kertas maupun daun kering. terima kasih diklat oskm dan sparta yang mengajarkan saya untuk lebih kreatif dan memanfaatkan hal kecil sekalipun. Dengan memanfaatkan barang-barang bekas yang mungkin tidak terpakai lagi, bisa kita jadikan karya yang lebih bermanfaat. Lihat barang-barang tersebut dari sudut pandang lain, jangan hanya dianggap sebagai sampah. Okeh?!
Langganan:
Postingan (Atom)

