Rabu, 12 Februari 2014

Out of box?

I was just wondering why there is 'out of box' term.

Kalau saya artikan secara harfiah, out of box itu berarti berada di luar kotak. Dalam dunia nyata, sebuah sistem itu seringkali diibaratkan sebagai sebuah kotak. Dan berada di luar kotak akan berarti berada di luar sistem. Berusaha keluar dari sistem yang biasa mengikat kita memang sulit, tapi bayangkan ketika kita sudah berada di luar kotak tersebut.
Coba bayangkan kita sekarang berada di suatu kotak tertutup dan gelap. Terkadang, bagian atas kotak tersebut terbuka dan akan masuk seberkas cahaya melalui celah tersebut. Tentu saja, biasanya orang penasaran darimana cahaya tersebut berasal. Tapi, untuk keluar dari kotaknya saja sulit untuk dilakukan. Mengapa? Karena mungkin kita secara tidak sadar merasa takut untuk lepas dari sistem yang dianut oleh kebanyakan orang. Secara tidak sadar pula, kita sebenarnya takut untuk menjadi berbeda dari kebanyakan orang.
Dari situ mungkin hanya tersisa sedikit orang yang struggling untuk keluar dari kotak. Berada di luar kotak bisa berarti dua hal: menyeramkan atau menjadi outstanding. Menyeramkan karena kita tidak tahu apa yang ada di luar kotak karena kita belum pernah berada di sana. Terlebih lagi kita pun bisa tidak dianggap karena kita berbeda because we're no longer in the box. Pilihan lainnya adalah menjadi orang yang berani berdiri di luar sistem dan mencari asal cahaya tersebut. Semakin dekat kita dengan sumber cahaya, semakin kita pun akan ikut bersinar karena cahaya tersebut.
Keluar dari kotak erat kaitannya dengan keluar dari zona nyaman kita. Sulit tapi sekalinya dilakukan kita tidak akan pernah tahu apa yang akan kita hadapi di luar sana. Yah, sedikit pelajaran yang hari ini saya dapatkan: be brave to be different, to be out of box and extraordinary! Just be awesome in your own way!

Maaf kalau tulisannya sedang ngelantur :D

Senin, 10 Februari 2014

Bersuara

Sepertinya mulai saat ini saya akan kembali mencoba menulis dengan gaya bahasa yang lebih formal. Semakin banyak alasan untuk berlatih menggunakan tata bahasa yang lebih baik. Salah satunya karena saya ingin berlatih menyampaikan argumen atau pemikiran saya tanpa harus kehabisan kata-kata.
Terkadang, di saat sedang ingin menyampaikan sesuatu, saya hampir selalu tidak bisa menemukan diksi yang tepat. Semakin jarang saya menulis, semakin tidak terasah pula kemampuan berpikir kritis untuk menyampaikan pendapat. Hal ini sangat terasa ketika saya harus bersuara tentang suatu topik tertentu. Saya paham akan topik tersebut namun saya tidak terbiasa mengkritisi segala sesuatunya. Seringkali saya tidak bisa menemukan kata yang tepat ketika bersuara dan hal ini menyebabkan kesalahpahaman atau tidak mengertinya lawan bicara akan apa yang saya sampaikan. Ketangkasan berkomunikasi sendiri adalah salah satu kemampuan diri yang paling dibutuhkan dalam bidang apapun. Dan saya sadar, saya kurang dalam hal tersebut.
Selain sulit menemukan diksi yang tepat, saya juga seringkali menggunakan 'filled pause', suatu istilah yang saya peroleh dari judul tugas akhir teman. Filled pause merupakan jeda bisa berupa kata ketika kita sedang berbicara, seperti mm, rrr, dan lainnya. Hal ini biasa terjadi saat kita berpikir ketika berbicara.
Saya pun sudah sering kali diingatkan tentang hal tersebut. Terutama saat melaksanakan seminar tugas akhir 2, dimana saya ditegur oleh pembimbing agar lebih jelas dan tegas dalam menjawab pertanyaan yang dilontarkan. Berpikirlah sebelum menjawab, jangan sembari menjawab. Hal ini bisa membuat kita lebih lancar dalam menjawab pertanyaan dan juga dalam memaparkan suatu topik tertentu. Jika kita sudah tau dan mengerti apa yang ingin disampaikan, hal ini bisa mengurangi filled pause. Namun, untuk diksi dan pengunaan istilah-istilah mungkin akan bisa dilatih dengan banyak membaca dan menulis. Oleh karenanya, saya ingin berlatih untuk membuat tulisan-tulisan yang baik. Hopefully, it could help :)

Sabtu, 25 Januari 2014

Jaga Mata Ya! :)

Ceritanya satu minggu yang lalu, gue periksa mata. Ga niat periksa sih, cuma iseng sekalian di optik nemenin kakak yang ganti kacamata. Selama ini mata saya juga alhamdulillah sehat, paling satu dua kali sakit mata ketularan. haha.
Setelah diperiksa pake alat, tiba-tiba hasilnya cukup mengagetkan, mata kanan 1.00 dan kiri 1.50! Periksa manual yang ganti-ganti lensa itu keduanya jadi cuma 1.00. What?! Mata gueee?! Kenapa ini? Yah, memang terakhir kali periksa mata 4.5 tahun yang lalu untuk syarat tes mata masuk kuliah dan selama kuliah kerjaan gue kan emang duduk manis depan laptop 24/7. Tapi, tetep aja selama ini gue ga pernah punya keluhan apapun. Mas optiknya juga sempet nanya kalo gue suka migrain atau pusing kalau kelamaan baca atau gimana. All the answers are no! Panik ga sih tiba-tiba minus cukup lumayan itu.
Berhubung penasaran, besoknya sepulang kerja (ciyeeh udeh kerja) gue cek mata lagi. Kali ini di dokter spesialis mata. Mahal pake banget bro bayarnya! Tapi, gpp lebih terjamin hasilnya. Gue juga terbilang jarang ke dokter ini *bersyukur di kasih nikmat sehat*. Begitu gue periksa, hasilnya mata kanan dan kiri hanya minus 0.25! Wow, beda jauuuh looh! Tapi, mata gue minus :((((((. Kecil sih tapi tetep aja minus yang berarti udah ga normal. Ditambah lagi kata dokternya bilang itu masih bisa nambah apalagi kerjaannya depan laptop mulu. Huft! Harus mulai menjaga kesehatan mata nih, hemm, dan tubuh secara keseluruhan sih.
Buat siapapun yang masih memiliki mata normal, syukurilah dan jaga kesehatan mata kalian! :)

Kamis, 23 Januari 2014

Bye 2013! Welcome 2014!

Ini super late post banget. Hahahaha. Hai blog, jangan marah ya, aku udah ninggalin kamu lama banget :3 Gak bermaksud nelantarin kok! Bahkan sebenernya masih ada draft tulisan yang pada akhirnya ga jadi dipublish, kebanyakan alasannya sih karena udah bukan waktunya. Gue ambil contoh judul tulisan ini. Pasti semua orang bakal bilang? "Helloww, where have you been? Ini udah hari ke 23 di tahun 2014 dan lo baru posting kayak ginian?" Kali ini gue cuma mau menulis apa-apa aja yang udah gue lewatin di tahun 2013, salah satu tahun terbaik dalam hidup gue. Beberapa kaleidoskop gue di mulai dari bulan Januari 2013.

Januari
Gue sibuk banget dengan urusan 2 sks Tugas Akhir dan Seminar I. Sedih karena berasa TA-nya ga bakal bisa kelar tepat waktu. Beruntung deadline pendaftaran dan masukin draft TA-nya bisa diundur. Akhirnya di hari Senin, 28 Januari 2013 gue dan beberapa teman seperbimbingan lainnya seminar juga, hehe :D

Selain sibuk TA, mulai awal bulan Januari, gue juga ikutan 3 cabang olahraga di Olimpiade KM ITB: futsal, basket, dan voli :D Gak ada yang berhasil nyumbang medali sih, tapi ya lumayan buat seneng-seneng. Tim futsalnya juga masuk perempatfinal dan seandainya angin keberuntungan berhembus sedikit ke arah tim kita, kita harusnya bisa menang. Secara nih mainnya oke banget dan menang jauh dibanding tim yang ngalahin kita. Haha. *ada cerita lebih seru dibalik tim futsal dan perempat final, tapi ga perlu diungkit-ungkit lagi sih*. Yang lebih seru lagi, gue sempet nyetak 1 poin pas tanding voli lawan sipil! Yuhuu, gue yang super cupu main voli ini nyetak 1 poin. Dan gue kira itu bakal jadi poin pertama dan terakhir gue di voli XD

Februari
Di bulan ini, gue sama papa mama pergi ke Jember. Ngapain? Gue cari data buat TA gue. God, gue baru sadar belum ngirim paper buat Puslitkoka Jember. Aaaaa. Okay, gue akan selesaikan sesegera mungkin. Akhir minggu ini harus gue kelarin pokoknya, terus gue harus minta maaf karena kelamaan. Thank God, gue ngeblog jadi inget apa yang harus gue selesaikan.

Jadi, selain ke Jember, sebenernya gue sekalian jalan-jalan juga sih di Surabaya, haha. Lumayan lah, liburan setelah di bulan Januari yang harusnya libur gue sibuk berkutat dengan TA. Hoho. Gue berangkat ke Jember, Senin malam dan baru sampai lagi di Bandung minggu pagi. Sesampainya di Bandung, belum mandi, turun dari kereta gue langsung ke kampus. Ada tanding basket soalnya, muhahahaa. Capek sih, but it was fun :)

Maret
Gue gak tau, ngapain aja gue di bulan ini. Kalo gak salah sih ini waktunya UTS semester genap. Haha. Yah, jadi palingan hari-hari gue dipenuhi dengan belajar. Tapi, gue udah tinggal dikit ngambil kuliah. Kalau nggak salah lagi agak ribet sama urusan tracer study juga. Gue masih parttime dan kalau gak salah banyak yang harus diurusin sekitar bulan Februari-Maret ini. Hemm.

April
Di bulan ini gue menginjak umur kembar yang ke 2. Ya, maksudnya 22 tahun. Huft, tua ya? Dan bentar lagi umur gue nambah juga. Aaaaa. Ada yang lucu sih, jadi pas gue ulang tahun, dua orang bernama Dessy dan Dessy mau kasih surprise pas hari Sabtunya, waktu itu gue ultah hari Kamis. Nah, mereka telat bikin surprise-nya dan tetap gagal! Haha. Mereka nongol depan kosan tepat saat gue mau keluar kosan :))))))

Oh, iya. Di bulan ini juga, tepatnya 3 hari sebelum gue ulang tahun, gue seminar TA2. Tadinya, hampir di hari ulang tahun gue seminarnya. Tapi, itu ternyata gosipnya itu hari ulang tahun pernikahan pembimbing gue. Balik ke soal seminar, berhubung laptop gue sempet rusak di saat-saat genting sebelum pendaftaran seminar, gue pun gak bisa ngerjain TA selama kurang lebih 2 minggu dan gue yang deadliner ini tentu saja masih bermalas-malasan NeA sebelum-sebelumnya. Alhasil, gue dinyatakan harus ngulang seminar. But, that was OK. Hahahahaa. Di bulan ini juga, gue harus berpisah dengan Kira (laptop lama gue) dan gue pun dipertemukan dengan Brownie :3

Mei
Bulan di mana teman-teman yang mengejar sidang Juni lagi super hectic dan gue masih selooow. Haha. Gue main-main ke Lembang nih sama anak-anak basket. Biasalah, nyewa vila semalem dan main bersama seharian. Ada acara renang-renangan juga lagi. Emm, tapi berhubung gue gak bisa renang, gue sih cum celup-celup kaki di kolam. Nah, pas renang ini entah kenapa berasa ajang pamer otot dan ke-sixpack-an cecowo basket :)))))). Akhir bulan Mei ini udah ada beberapa teman STI yang sidang nih #ngiri

Juni
Yay, pekan sidang dimulai. Di saat hampir sebagian besar teman-teman gue sidang, gue hanya bisa datang menyelamati mereka *kalo gue bangun pagi*. Tapi ada hikmahnya dibalik kecemburuan gue melihat mereka, karena ngeliat mereka udah pada lulus itu deh gue baru mulai giat NeA. Haha. Telat banget yaa. Akhir Juni juga, gue balik lagi ke Lembang. Kali ini, gue main sama teman-teman Infantri seangkatan. I hope that wasn't the last moment we all could gather in one place :). Hampir sama seperti tahun lalunya di tempat Algo, kita main kartu, kinect, nyanyi-nyanyi, dan bakar-bakaran. Haha.

Di akhir bulannya, gue, Aul, Nadin, Mbeng, dan Biru mengunjungi Dataran Tinggi Dieng di Wonosobo. Satu hal yang bisa gue gambarkan di sana itu: DINGIN! It was such an amazing trip. Hoho. We met some new friends.

Juli
Sudah mulai bulan puasa, dan tanggal 14 Juli, puluhan teman gue sudah bertoga di Sabuga. Dan gue masih datang hanya untuk memberikan mereka bunga dan balon. Semakin ngiri, tapi ikut bahagia juga melihat teman-teman yang sudah lulus, pengen cepet-cepet nyusul. Tapi, di satu sisi, gue sempet sedih juga, soalnya itu berarti frekuensi gue bisa ketemu dan main-main sama mereka makin berkurang. Terlebih lagi di bulan ini juga, sudah mulai kembali ada periode sidang dan semakin banyak yang lulus. Sementara gue masih jalan di tempat. Ahh.

Agustus
Lebaran loh ini! Dan gue masih belum lulus?! Tiap ketemu saudara pasti ditanya udah selesai belum kuliahnya. Jleb jleb jleb. Gue cuma bisa nyengir kuda. Haha. Meskipun begitu, gue makin terpacu buat segera ngelarin TA, soalnya juga nih, di akhir bulan ini, periode seminar di mulai. Gue sendiri dapat giliran di hari Kamis, 29 Agustus 3013. Padahal hari Seninnya sudah deadline daftar sidang periode September kalau mau wisuda Oktober! #makinpanik. Terlebih lagi, tepat sehari sebelum gue seminar, si Dessy wisuda. #makinjleb. Well, congraduation Dessy :)

September
Alhamdulillah, seminar TA2 ulang gue aman sentosa dan gue pun diizinkan ikut sidang. Daftar sidang tanggal 2 dan dijadwalkan untuk sidang hari Jumat, 13 September 2013. Dan itu Jumat kliwon! Hahahaha.
Anyway, I dont think it was a bad day or an unlucky day. Di hari itu, gue dinyatakan lulus sidang dan gue dinyatakan lulus bersyarat! Alhamdulillah! Kalimat tahmid yang terucap entah berapa kali sebagai ucapan rasa syukur yang tiada terkira :). Saat itu, gue hampir jadi the last standing girl buat sidang, karena gue sidang di hari terakhir dan jam 3 sore. Untungnya abis gue, masih ada kakak 2008 yang sidang. Hehehe. Dua minggu setelah sidang, gue harus mengumpulkan buku hasil revisi ke TU. Alhamdulillah segala sesuatunya dilancarkan di bulan itu :). Sambil revisi, sambil buat poster sambil buat paper sambil ngurusin persyaratan wisuda.

Oktober
Ceritanya, daftar wisuda paling lambat itu awal Oktober. Jadi, ya sejak mulai revisi sampai memasuki bulan ini, gue ngurusin persyaratan wisuda. Mulai dari kartu perpus dan bayar wisuda. Sudah disebutkan sebelumnya juga, gue buat poster dan poster gue terpilih sebagai salah satu dari 20 poster terbaik di antara anak IF yang lulus Oktober. Jadi, kita semua diikutsertakan lomba presentasi poster. Yang berhasil memenangkan kompetisi ini adalah Daniel Widya. Tapi dia gak mau traktiran nih, huuu! Di hari yang sama, itu jadwal kita buat gladi resik wisuda dan ambil toga! Malamnya langsung acara syukuran wisuda himpunan. What a busy day!

Di bulan ini, tepat satu minggu sebelum wisuda, gue, Arie, Beer, Marchy datang ke pameran pendidikan EHEF di Hotel Said, Jekardah. Itu juga hari terakhir, gue ketemu sama si babang Arie yang mau cabut ke Jepang 2 bulan buat Internship di JAIST. Sepulangnya dari Jepang dia bawain KitKat Matcha yang super enak itu, tapi baru makan dikit, eh besoknya dibilang gak halal di Internet. Hoft. Padahal masih nyisa tuh KitKat :(((((.

Bandung, 19 Oktober 2013.
Sama seperti judul lagu Seurieus, hari itu gue di wisuda! Akhirnya gue yang diwisudaaaa! Yay! Alhamdulillah. Satu fase sebagai mahasiswa S1 sudah terlewati, semoga ke depannya semakin indah dan lancar. Di hari itu, gue datang sama kedua orang tua yang mungkin gak bisa gue lukiskan kebahagiaan mereka. Sayangnya, anakmu ini kali ini gak bisa ngasih hasil yang terbaik. Gak bisa dapet Cumlaude di belakang gelar ST. But that day was totally my day! Thank you everyone :). Kalau yang mau cerita gue tentang wisudaan bisa di baca di sini aja nih. Hehe.

Beberapa hari setelah wisuda, gue, Aldo, Aul, Marchy, Timo nge-trip. Tujuan utamanya adalah Lombok, one of the heavenly islands in Indonesia. Berangkat tanggal 22 malam, menuju Solo -> Yogyakarta -> Malang -> Lombok -> Bali -> Bandung. Sekitar 8 hari kita bareng-bareng and it was a fun trip. It was one amazing trip I had. Ahhh, jadi pengen liburan lagi kan? Buat cerita lengkapnya bisa di baca-baca juga mulai dari blog post ini. Tapi, untuk saat ini tulisannya memang belum lengkap. Hehehe.

November
Di mulai dari kegiatan rutin nongkrong di basdat, sampai ditawarin kerjaan sama salah satu dosen. Dua minggu awal, tiap weekend gue ikutan pelatihan SharePoint. Di bulan ini juga, Dessy yang satunya dan Nursyifa wisuda :). Gue udah mulai les buat TOEFL akhir bulannya, dan masih lanjut sampai tulisan ini dibuat karena sering bolos. Kayaknya di bulan ini, kegiatan gue banyak dihabiskan dengan bermain-main, karaoke, nonton, dan beberapa kali asistensi. Hahahaha.

Desember
Awal bulannya gue udah mulai datang ke Divusi dan mulai belajar tentang .NET buat bikin web app di SharePoint. Mulai dapat W.O. alias Work Order pertama. Tapi, waktu gue belum sepenuhnya buat kerja, gue masih nyambil ngeasisten-in MPPL dan PBD. Masih harus datang presentasi dan ngawas UAS. Hoho. Dan sempet gak ngantor hampir seminggu. Those were my last days in 2013. Malam tahun baru, gue cuma tidur di rumah dan ngintip kembang api tetangga. Hahaahahha

Dan sekarang sudah 2014. Semoga yang buat resolusi bisa tercapai ya :). Berhubung gue ga buat, jadi gue ga berusaha melakukan apapun, selain masih ada satu hal yang ingin gue lakukan, dan semoga bisa kesampean deh di tahun ini. Ga mau sesumbar apa mau gue di tahun ini. I just wish the best for everyone in this year :). Amin.

Kamis, 15 Agustus 2013

Cirebon Cafe and Resto

Menu Utama

1. Mie Koclok
2. Empal Gentong
3. Nasi Jamblang
4. Nasi Lengko
5. Bubur Sop
6. Gado-Gado
7. Mie Get
8. Docang
9. Sate Kambing Beber
10. Bakso Jalaksana
11. Kupat Tahu Kuningan
12. Ketoprak

Cemilan
1. Tahu Gejrot
2. Otak-Otak Kentang
3. Kerupuk Melarat
4. Kerupuk Rambak

Minuman
1. Sirup Tjampolay Semua Rasa
    ♥ Rasa Pisang Susu
2. Es Campur Aeh-Aeh
3. Es Kelapa Muda

Gue suka masakan Jepang, gue suka masakan Eropa, tapi gue suka banget sama masakan khas Cirebon dan sekitarnya yang sering gue makan dari jaman gue masih bocah.
Kayaknya seru kalau ada satu tempat yang nyediain semua makanan yang gue suka di satu tempat.
Tiba-tiba gue tertarik buat bikin tempat makan yang menunya makanan-makanan di atas :D
Terus tempatnya gue kasih nama CCR : Cirebon Cafe and Resto :9

Jumat, 28 Juni 2013

Deduksi Ala Sherlock

Kemampuan deduksi dari seorang Sherlock Holmes itu sangat luar biasa. I was always amazed by him, everytime I read the book or watch the movies. Well, karena tema wisuda Juli yang akan datang katanya Sherlock Holmes, gue jadi kembali membuka beberapa novelnya dan menonton tv series-nya.

Pertama kali gue nonton series-nya itu yang versi lama, yg ada tujuh seri. Gue donlot itu waktu TPB, internet di rumah lemot dan masih pakai desktop pc, terus gue tinggal tidur dah donlotannya. Haha. Tapi, yang mau gue bahas kali ini series yang baru dibuat sejak versi layar lebarnya yang pertama keluar tahun 2009 dan mulai tayang di BBC tahun 2010 kalau tidak salah. Di tv series tersebut, backgroundnya bukan lagi akhir abad 19 dan awal abad 20 melainkan era saat ini. Hahaha. Dalam postingan kali ini gue cuma mau sedikit curcol nih apa aja yang bikin gue terkesima dengan serial tersebut dan yang gue ga suka as a big fan of the 'old' Sherlock from the novel.

Gue mulai cerita dari pertama kali baca novel Sherlock karena Detektif Conan yang gue baca sejak kelas 2 SD. Dan gue baru mulai baca novelnya saat gue kelas 6 SD atau 1 SMP. Sejak saat itu mungkin gue juga jadi sedikit obsessed dengan Sherlock seperti Shinichi. It was because he was a great man. Haha. He's almost perfect, I think. He could deduce every single thing in a second, he's a good observant (unlike me who is ignorant), he could play anggar, he could play violin, he could disguise without being recognized even by dr. Watson. Well, the positive sides from Sherlock, tapi dia juga punya kekurangan seperti suka ngobat, terkadang ga tau sikon untuk bersimpati dan berempati karena terlalu logis, jadi perfect yg gue maksud cuma diliat dari positifnya aja XD. I love the way he is. Bahkan gue sempet ngikutin kebiasaan dia ga makan kalo lagi mikir, dan hal tersebut gue cerna sebagai suatu hal ilmiah, sistem pencernaan itu bisa memeperlambat kerja otak kita untuk berpikir, intinya gitu sih.

Lanjut, pertama kali gue nonton serial tv-nya diceritain pertemuan pertama Holmes dan Watson. Di serial tersebut banyak elemen yang ditambahkan, but it was still ok for me. Sekarang ngomongin karakternya. Karakter yang ada dibayangan gue itu Sherlock sedikit lebih tua dibandingkan pemerannya. Pas pertama kali nongol mukanya keliatan bocah padahal seharusnya lebih tua dari itu, tapi lancip dagu, tingginya, style nya, gaya bicaranya lebih menggambarkan Sherlock dibanding Robert Downey Jr. Kalau pemeran Watson no comment, cuma lebih sering digambarkan berkumis dan di sini nggak, sikap penurut dan mengagumi Sherlock nya very nice. Karakter lainnya, Mycroft, di novel itu jarang sekali muncul tapi di serialnya terlalu sering, bahkan pertama kali gue nonton pas Watson diculik gue kira itu Moriarty. Di novelnya, Mycroft digambarkan sedikit tambun, seorang konsultan kerajaan dan pemerintahan Inggris yang bisa memecahkan kasus hanya dengan duduk diam dan membayangkannya di kursinya, even Sherlock admitted that actually his brother is much cleverer than he is. Kemampuan Mycroft sebenarnya lebih hebat jika bersaing dengan Sherlock dalam hal deduksi. Nah, kalau di serialnya, sang kakak digambarkan kurus tinggi seperti Sherlock namun lebih tua, dia juga tidak lebih hebat dari Sherlock, dia sering muncul dan malah sering meminta bantuan Sherlock. Profesor Moriarty sendiri yang gue bayangkan sesosok pria paruh baya yang masih sangat kuat dan brilliant just like Sherlock. Kalau di serialnya, sang profesor dunia kejahatan ini masih muda dan agak kurang greget sih kalau buat gue.

Kemampuan deduksi Sherlock itu luar biasa, gue jatuh cinta sama detektif. Salah satu cita-cita gue waktu SD juga pengen jadi detektif, haha. Pengen aja masuk kepolisian dan berjuang mengungkapkan kebenaran. Sherlock itu observant, dia benar-benar pengamat yang baik, seperti yang sering dia bilang, kita itu melihat semuanya, tapi tidak mengamatinya. Gue pengen deh bisa jadi pengamat yang baik, sayangnya sifat gue itu super ignorant. Fufu. Sherlock bisa mengetahui latar belakang, pekerjaan, dan apa yang dialami oleh orang tersebut hanya dengan mengamatinya. Focus on details. Dia bisa melihat detil sekecil apapun. I wish I could be just like him so I could read people. Kemampuan yang sangat bermanfaat. What a great detective Sherlock Holmes is!

Jumat, 17 Mei 2013

Free Man!

Guess what? I thought I was going to be a free man when I was becoming a college student. It ain't happened though. I just wish I could do whatever I want to as long as it still keeps me walk on the right track. Well, I'm sure that won't happen. I will always be just a little girl who must be controlled over.

Jumat, 10 Mei 2013

Just Wondering

I was just wondering what my nick means. So, I googled it and tried to find any person who's named Raches. My nick was given by my first year friend, Gita. When I googled it, I found that Raches is a village name in Greece. But it's also said there is a city named Râches in France.


I was too lazy to read more about it, but some other times I look forward to read it. Haha.
And for what I found in facebook. There is no people named Raches, there's only Rachel. And here it is what I found.

"Raches (GreekΡάχες) is a village and a former municipality on the island of IkariaNorth AegeanGreece. Since the 2011 local government reform it is part of the municipality Ikaria, of which it is a municipal unit. With a population of 2,238 inhabitants (2001 census) and a land area of 101.768 km, it is the largest in area, smallest in population, and therefore the least densely populated of the three municipal units on Icaria. The other two municipal units are Agios Kirykos and Evdilos."


"Râches is a commune in the Nord department in northern France."

Senin, 06 Mei 2013

'The One' Who Can Always Be Trusted

Teringat dengan percakapan ketika makan siang di kampus bersama dua orang teman, sebut saja x dan y. Cuplikan percakapan tersebut mengenai kepercayaan. Y membuka topik apakah kita punya seseorang yang kita ceritakan segala sesuatunya tentang kita dan suatu saat nanti kita juga harus percaya sama suami atau istri kita. Sedangkan, saya dan x sama-sama orang yang sulit untuk percaya sama orang, makanya jarang mau cerita apapun ke orang lain. Kemudian, y bilang kalau ada yang selalu bisa kita percaya dan tempat kita cerita, yaitu Tuhan. Ya itu benar. Dia lah 'the One' yang saya maksud.

Selama ini, ketika saya punya masalah atau pikiran yang memusingkan, biasanya saya hanya diam, atau uring-uringan tanpa pernah mau cerita ke siapapun. Padahal ada juga tipikal orang yang terlalu mudah untuk menceritakan kisahnya. Biasanya orang yang sudah bercerita memang merasa sedikit lebih tenang karena seperti telah membaginya dengan orang lain. Tapi, saya bukan orang seperti itu. Satu-satunya tempat saya bisa bercerita meskipun tanpa perlu menceritakannya hanya Dia karena Maha Mendengar dan Maha Mengetahui.

Di saat saya hanya terdiam dan duduk merenung pun, Allah selalu tahu apa yang saya inginkan, apa yang saya butuhkan, dan Allah selalu tahu bagaimana cara membantunya. Luar biasa bukan. Allah itu Maha Dekat, dan saya selalu sedih kalau mengingat betapa tidak bersyukurnya saya yang selalu didampingi-Nya. Alhamdulillah saya masih selalu diingatkan berulang-ulang kali. Ya Allah, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah urusanku, dan lepaskanlah kekakuan lidahku agar mereka mengerti perkataanku :)

Minggu, 05 Mei 2013

Energy Management

Salah satu fitur yang ada di Brownie Z. Laptop saya ini Lenovo seri Z400. Nah, fitur energy management-nya asik.

Energy Management 
Lucu ya? Ada 4 fungsi utama untuk Power Plan, Battery, Dust Removal, dan Intelligent Power Saver.

Power Plan
Yang ini sama kayak biasa, ada pilihan Power Saver yang digambarkan dengan sepeda, Balanced digambarkan dengan mobil, dan High Performance digambarkan dengan Shinkansen.

Battery
Kalau di fitur pilihan untuk battery, ada 3 nih. Untuk icon yang paling kiri, terdapat dua pilihan mode, Maximum Battery Life yang bisa memaksimalkan waktu pakai batere selama uncharged dan Optimized Battery Life yang memaksimalkan battery lifespan atau umur si batere dan akan berhenti charging saat batere terisi 60%. Icon yang ditengah Battery Gauge Reset untuk melakukan kalibrasi indikator batere karena biasanya akurasi akan berkurang seiring berjalannya waktu. Belum pernah dicoba soalnya. Yang terakhir, itu untuk melihat status batere laptop. FYI, di seri Z400 ini baterenya ga bisa asal lepas pasang.

Dust Removal
Ini fitur yang oke parah. Bisa membuang debu yang menempel di bagian dalam laptop, jadi ga perlu bongkar-bongkar laptop kalau mau membersihkan debu. Tinggal tekan tombol Start dan tunggu beberapa saat. Voila! Debu pun akan keluar dari bagian di sebelah kiri laptop. Dulu, waktu saya masih dengan Kira, saya minta tolong teman untuk membersihkan laptop saya yang berdebu dan suka kemasukan remah-remah makanan terus jadi overheat. Sekarang, there is a simple way to remove the dust. Laptop ini juga ga gampang panas, sudah hampir sebulan saya gunakan dan temperaturnya oke.

Intelligent Power Saver
HDD Power Saver ini bisa digunakan untuk menyimpan power yang biasa dipakai oleh harddisk. Defaultnya on kalau Power Plan diatur Balanced dan laptop sedang menggunakan battery power. Mungkin karena ini, laptopnya jadi ga berisik. Ga ada suara 'nguing-nguing' harddisk.

Seandainya ada fitur energy management untuk manusia. It's gonna be cool.

Sabtu, 04 Mei 2013

All Takes Time

Tiba-tiba kangen hobi lama. Gue pengen nulis lagi. Meski sekedar cerita pendek, fiktif, dan imajinatif. Gue pengen bikin script lagi yang bisa lanjut dijadikan sebuah karya film pendek sama temen-temen lama. Ah, kapan gue bisa kembali menggunakan otak kanan gue? Hem, otak kiri aja cuma kepake sebentar dan ga dimaksimalkan. Semua ide yang dulu pernah bermunculan sekarang lenyap entah kemana. Apakah daya imajinatif seseorang akan memudar seiring dengan pengetahuan yang dimilikinya akan kenyataan yang ada?

Fokus dong! Selesaikan TA sesegera mungkin, setelahnya lo bisa ngelakuin apapun yang lo mau. Itupun kalau sang waktu mengizinkan. Ah, gue cuma pengen memanfaatkan waktu sebaik mungkin sekarang. Tapi, itupun masih terhalang dengan sifat malas yang tidak juga mau diusir. Hahaha. *bodoh*

Jumat, 03 Mei 2013

4 Tahun Belum Ngapa-Ngapain Kok Udah Mau Lulus?

Tiba-tiba di saat sedang mengerjakan tugas akhir malam ini, terlintas pertanyaan tersebut dibenak gw. Hahaha. Hidup gw memang terlalu lempeng. Tidak pernah berusaha mengejar apapun selama 4 tahun terakhir ini. Bodoh ya gw? Dari segala macam bentuk fasilitas yang tersedia, tapi gw ga mencoba memanfaatkannya. Terlalu bodoh dan pemalas.

Jadi, udah ngapain gw 4 tahun ini? Ga ngapa-ngapain. Belajar masih seperlunya, malas untuk eksplorasi ini itu kayak temen-temen yang lain. Ga mau nyoba ini itu yang merepotkan juga. Yak, cuma seorang pemalas. Tugas aja dikerjain karena mepet deadline. Terus di saat lo belum ngapa-ngapain lo sekarang mau ngejer TA lo biar cepet lulus? Ya, abis mau gimana lagi? Kuliah udah abis 144 sks. Yak, dan kuliah gue terakhir adalah kelas Psiter tadi siang. Terus gue mau ngapain lagi?

Damn, gw harus mencari suatu visi baru yang bisa gw kejar. Kalo nggak, selamanya gw akan hidup gini-gini aja. Terlalu datar. Ga menarik kalau cerita hidup gw ditorehkan di sebuah buku. Just try to make a goal and pursue your own happiness! *ngomong sama diri sendiri*

Jadi inget yang tadi siang diobrolin bareng Samca. Kalo TA gw udah kelar, terus gw mau ngapain? Lulus doang dan habis itu gw masih belum tau mau ngapain. Makanya gw ga begitu ngejer TA gw cepet kelar. Gw udah sempat mikiran, kalau memang harus ada sesuatu yang bikin gw mau ngerjain TA gw. Samca bilang, cari kerja aja biar kalo udah keterima kan mau ga mau harus ngejer biar lulus. Mungkin bener sih bisa dicoba. Ah, tapi gw bahkan ga tau gw mau kerja di mana. Ada yang mau nerima pegawai yang isi CV-nya kosong melompong karena ga pernah ngapa-ngapain waktu kuliah dan hanya dengan nilai yang pas-pasan? Hahaha.

Gilaks! Kalo gw bisa, gw bakal nabokin diri gw sendiri. Kalo gw punya mesin waktunya doraemon gw bakal marahin gw abis-abisan. Still have nothing to pursue, "Jadi, mau ngapain lo?"

Sabtu, 20 April 2013

Move On!

Ceritanya pada hari Kamis tanggal 28 Maret yang lalu, Kira -nama laptop gue- ngamuk. Layarnya ga mau nyala. Alhasil gue gagal bimbingan dan menunjukkan progress gue (yang memang 0%, #eh). Nah, gara-gara itu, Kira masuk rumah sakit -red:BEC. Setelah diopname satu minggu, tanggal 5 April, Kira pun bisa kembali pulang dan beroperasi normal. Mulailah gue dan partner gue yang super keren itu bekerja sama kembali untuk berusaha mengerjakan **.

Tepat satu minggu kemudian, di hari Kamis juga, tanggal 11 April. Gue ditemenin Kira mulai ngoding di kelas Psiter. Selesai kelas Psiter, beranjaklah gue, Karin, dan Bepe menuju lab SI guna menea bersama. Eh, pas lagi mau dinyalain, Kira rewel lagi, ditunggu dan diotak-atik selama kurang lebih 1 jam, si dia tetap ga mau nyala. Huft. Nangis di tempat lah gue. Iya, gue nangis beneran! Kali ini gue beneran meneteskan air mata.

Berhubung satu minggu kemudian, tanggal 17 April 2013 merupakan hari pendaftaran seminar TA2, gue jadi panik, stres, sedih, galau, campur aduk deh perasaan gue. Gue langsung nelpon emak bilang kalo Kira ngadat lagi dan besoknya, gue pun langsung mencari partner baru buat hidup gue. Gue pun bertemu dengan Brownie. Alhamdulillah, si Brownie ini cakep dah spek-nya. Bikin bahagia. Bisa dipake buat main game #eh. Semoga Brownie bisa bersahabat dengan gue dan Kira. Oh iya, sekarang Kira masih belum hidup karena harddisknya lagi gue jadiin eksternal. Maaf ya, Kira :)

Jadi, segitu perkenalan tentang my new partner for life. Gue sudah berhasil move on dari Kira. Tapi, gue tetap akan selalu mengenangnya karena sudah hampir 4 tahun bersama. Sayang, Kira tidak bisa menemani gue sampai akhir. Tapi, jujur awalnya beraaat banget buat ninggalin Kira *udah kayak pacar*. He was my best partner ever. Nah, berhubung gue udah move on! Mari kita menjadi partner terbaik Brownie!!!

Strawberry Ice Cream Pancake

Ceritanya, awal bulan ini gue pulang ke rumah dan lagi pengen banget makan pancake enak. Tapi gue ga tau tempat pancake enak di Cirebon di mana. Nah, alhasil, gue yang kebetulan baru dikasih link resep enak dari Karin ingin mencoba membuat pancake sendiri. Bahan-bahannya juga hampir pasti ada di rumah. Gue cuma beli strawberry topping sama es krim doang.

Ceritanya lagi, gue gagal bikin pancakenya. Ga fluffy. Hiks :(. Bikin makanan gampang kayak gitu aja gue gagal. Fix banget gue emang ga bakat dalam hal masak memasak. Sebenarnya rasa dari si pancake ga jadi ini enak-enak aja sih. Cuma lebih jadi kayak kulit kue dadar gulung karena tipis. Kalo dibuat tebal jadi gak matang. Padahal katanya tinggal nunggu sampai ada bubble di permukaan pancakenya baru dibalik. Tapi bubble itu ga pernah muncul sampai pancakenya hampir gosong. Nyaaam.

Ah, foto pancake gagalnya masih ada di tablet. Nanti gue pamerin hasil kegagalan gue mencoba bermain dengan kompor yak. Oh iya, karena pancakenya gagal alhasil gue malah ngabisin es krim sebanyak itu sendirian. Muhahahahhaha.

Rabu, 10 April 2013

Ngelantur

Bermula dari keisengan membuka jejaring sosial ketika meNeA dan kembali terdampar di sini. Ada seorang teman yang nge-share link blog salah satu dosen saya. Isi blognya adalah tentang pidato seorang lulusan terbaik di salah satu universitas di Amerika sana. Saya tidak akan meng-copy paste isi pidato tersebut karena itu hanya sekedar memberikan gagasan yang terbersit di benak saya untuk menulis sesuatu.

Nah, inti dari pidato itu sendiri jika saya simpulkan adalah tentang sistem pendidikan yang tentu saja tidak hanya di Amerika tapi juga dirasakan di Indonesia. Sistem pendidikan yang hanya mementingkan 'nilai tinggi' bukan pelajaran apa yang diperoleh. *pelajaran, pembelajaran? hmm. ya gitu deh maksudnya.*

Mungkin saya hanya ingin sekedar menceritakan tentang pengalaman pribadi. Dulu sekali, saya juga termasuk murid yang hanya mencari nilai tinggi. Dulu. Sebelum saya mengenal dunia selain belajar. Itu hanya berlangsung sampai saya kelas satu SMP. Dulu. Mungkin saya dikenal orang sebagai seorang anak kutu buku yang rajin belajar, punya catatan yang cukup lengkap, kutu buku, rajin mengerjakan PR di saat yang lain lupa kalau ada tugas, nilainya hampir selalu paling tinggi dan 'sejenisnya' lah. Bukan bermaksud sombong, tapi yang ada saya yang dulu itu termasuk tipikal orang yang akan sangat saya benci sekarang. Saya yang dulu akan melahap semua jenis mata pelajaran yang ada, meskipun jauh di dalam lubuk hati yang terdalam saya tidak tertarik dengan mata pelajaran tersebut.

Sampai akhirnya, saya menghadapi 'sesuatu' yang membuat saya benar-benar menjadi orang yang berkebalikan. Pemalas, berpikiran 'ngapain sih lo belajar rajin-rajin?', santai ajalah mending juga nikmatin hidup, mulai kenal kata 'bolos', jarang mengerjakan tugas, dan seterusnya. Berubah drastis. Ya. Bahkan, saya jadi benar-benar tidak peduli dengan mata pelajaran yang saya tidak suka sampai nilai saya menurun semua. But that was fun. Akhirnya lagi, saya hanya membaca text book yang menarik menurut saya. Kalau saya tidak tertarik jangan harap ada yang nyangkut di kepala. Sejak saat itu juga, saya sudah sempat berpikir kenapa kita perlu nilai tinggi sih? Padahal ga ngaruh dan sebenarnya ilmu apa yang benar-benar didapat saat itu? Well, ga bisa dipungkiri kalau nilai tinggi itu bisa menjadi gerbang yang terbuka lebar untuk pergi kemanapun kita mau. Tapi, apa itu saja cukup? Di saat saya berubah total, mungkin saya sempat berpikir untuk belajar apapun yang saya suka karena saya bisa mempelajarinya dengan suka cita dan tanpa paksaan. Setidaknya saya memperoleh sesuatu dari situ karena saya benar-benar bisa memahami apa yang saya ingin pahami. Tapi, sistem pendidikan yang memaksa kita memperoleh 'nilai tinggi' tersebut tetap memaksa saya untuk belajar semuanya setidaknya beberapa hari menjelang ujian. Hahaha. Ada sistem yang memaksa agar nilai kita sebagai seorang murid itu harus tinggi. Atau mungkin juga dikarenakan ekspektasi kebanyakan orang terhadap murid yang biasanya mendapat nilail bagus itu ga mungkin dapat nilai jelek? Ah. Menyusahkan.

Seandainya, kita diperkenankan memilih sejak dulu. Apa saja yang ingin kita pelajari saat itu ya kita pelajari. Belajar tanpa keharusan dan keterpaksaan. Belajar hanya karena kita ingin. Haha. Mungkin ini yang bikin saya menjadi moody-an kalau belajar. Cuma ketika saya ingin ya saya belajar apa yang ingin saya pelajari. Mungkin, jika kita diperkenankan memilih sejak dulu dan fokus terhadap apa yang kita senangi, passion kita, tanpa harus mencabang-cabangkan pikiran kita dengan hal lain. Mungkin, kita sudah menjadi orang yang sangat ahli dalam suatu bidang tertentu. Mungkin, kita bisa bersatu padu dengan passion yang ada dalam diri kita.

Ah. Tapi saya tahu kalau kita tidak bisa seenaknya keluar dari sistem. Kalau mau keluar dari sistem effort-nya bakal sangat luar biasa besar. Dan mungkin saya cuma seorang yang sukanya mencari aman juga. Ah. Ngelantur kemana-mana. Ya sudah. Intinya saya setuju dengan isi pidato sang wisudawan yang bilang seharusnya kita itu diberi pendidikan sesuai dengan passion kita dan belajar tanpa keterpaksaan dari sistem, belajar karena memang kita ingin, bukannya mendapat doktrin agar mendapat nilai tinggi saja. Belajar karena ingin mendapatkan sesuatu yang berharga dan hanya bisa diperoleh dari proses tersebut. Tolonglah, tidak usah membebani dengan harus selalu mendapatkan nilai tinggi. Sama halnya dengan, tolong dong berikan kami sedikit waktu lagu untuk bisa melakukan eksplorasi tentang TA kami. Sayang kan, kalau TA gitu doang. Jangan paksakan kami dengan jadwal yang super ketat itu wahai prodi. Berikanlah kami ruang dan waktu!

*super ngelantur karena stres TA*

Jumat, 15 Maret 2013

Fitness dan Body Fat

Kemarin, gue dapet voucher fitness gratis di Celebrity Fitness dari Aul. Terus akhirnya gue, Aul, sama Hapsari berangkat fitness dari jam 5.30 sampe hampir jam 9. Hahaha. Itu pertama kalinya gue ikut fitness. Begitu sampai, hal pertama yang dicoba adalah treadmill. Di tempat fitness seru ternyata, kita bisa treadmill sambil nonton TV dan channel yang gue tonton adalah acara masak dan makan. Hahahaha.

Abis treadmill kita langsung lanjut yoga. Pertama kalinya juga gue ikut kelas yoga. Hahaha. Di bagian-bagian akhir ada gerakan yang ga bisa gue ikutin. Terutama bagian ngangkat tubuh pakai kedua tangan kita. Susaaah! Tapi, kata instrukturnya lumayan untuk yang pertama kali ikutan yoga.

Selesai yoga, kita cardio lagi, nyoba yang kayak mengayuh sepeda itu (gue ga tau namanya apa). Nyoba yang buat lari lagi tapi buat treadmill juga, terus ditunjukkin alat yang buat ngebentuk perut sama Aul. Terus mampir ke daerah angkat beban dan kita ngobrol sama instrukturnya.

Pas ngobrol sama instruktur, lumayan dapat pengetahuan baru tentang angkat beban buat menghilangkan lemak. Kalau mau menghilangkan lemak itu, ga bisa pas masih lembek gitu lemaknya, harus dikerasin dulu dengan angkat beban. Abis itu baru deh dibakar dengan latihan cardio. Kalau buat fitness, pertama itu latihan cardio buat pemanasan maksimal 15 menit, angkat beban sekitar 45 menit, terus cardio lagi buat ngebakarnya. Hemm. Terus ngomongin masalah otot juga karena kalo cewek kan serem juga kalo jadi berotot gitu, tapi katanya cewek ga segampang itu kok ngebentuk otot. Meskipun berotot juga ga mungkin sampai kayak cowok. Kalo cowok sendiri dengna latihan rutin selama 2 minggu aja udah cukup buat ngebentuk otot sampai terlihat seperti cowok-cowok kekar. Kalau cewek, buat sekedar menghilangkan lemak dan sedikit ngebentuk otot itu yaa sebulan laaah.

Dari ngobrol-ngobrol itu, Aul dan Hapsari jadi inget kalo gue belum ditimbang lemak. Dan akhirnya gue pun ditimbang -_-. Dan ini hasilnya.


Berat gueee turuuuun! Parah! #sedih. Tapi gue cukup berlemak. Gue ceritain sedikit arti dari kertas kayak struk itu deh. Saat ditimbang dengan alat yang namanya Tanita itu, harus dimasukin Gender, Age, dan Height. Setelah itu, berdiri di atas timbangan, dan jeng jeng jeng! Hasil pun keluar.

Weight ini ya berat bedannya berapa, terus ada perhitungan BMI-nya. Menurut hasil BMI (Body Mass Index) itu, gue masih underweight. Graor. Ada yang bilang 18 itu udah normal, ada yang bilang 18.5 dan di CelFit yang normal itu 19, dan gue 18.2 -_-. Bisa kelihatan juga BMR (Basal Metabolic Rate)-nya, disitu keliatan 1064 kcal. Itu penanda tubuh kita bisa membakar kalori seberapa banyak ketika beristirahat. Kalau yang bagus itu katanya minimal 1500 kcal, jadi gue masih kurang 500 lagi. Impedance itu berhubungan dengan kemampuan tubuh mengalirkan arus listrik gitu deh dan ini satu-satunya yang sudah bagus di tubuh gue. Fat% merupakan persentase jumlah lemak yang ada di tubuh kita. Fat Mass ini jumlah lemak yang ada di badan sedangkan FFM (Free Fat Mass) merupakan berat badan bebas lemak, ngitungnya ya tinggal berat badan total dikurangi berat lemak. TBW (Total Body Water) adalah jumlah cairan/air yang ada di dalam tubuh. Katanya kan cairan dalam tubuh manusia itu bisa mencapai 90%. Nah, Desirable Range yang gue dapet itu Fat%-nya 17-24% sedangkan Fat% gue 20.8%, jadi sebenarnya gue udah normal kalo menurut beberapa tabel yang bisa dicari di google. Tapi kalau menurut tabel yang kemarin gue lihat di CelFit, angka 20.8% itu cuma berada di Average. Kalau mau masuk level Good harus berada antara 16-19%. Makanya di Targer BF% (Body Fat %) gue tertera angka 16%. Kenapa 16? Katanya biar kalau turun lagi 1-2% tetep masih berada di range Good. Menurut hasil timbangan lagi, gue masih harus mengurangi lemak yang ada di tubuh gue sebanyak 2.4kg. Nyeeem. Lemak gue nempel di perut semua. Hahahaha.

Kalau ada yang mau ngeliat penjelasannya, bisa dilihat di gambar ini.

Sumber: www.ehorton.com/HHI/documents/tanita.pdf

Oh iya, kemarin itu gue nanya, kan ceritanya berat gue kurang tapi lemak gue berlebih. Nah, tujuan fitness itu ya di situ, kita harus mengubah lemak itu jadi otot. Susah yaaak! Hahahaha. Ya sudahlah, seenggaknya gue ga obesitas walaupun badan gue belum oke parah. Satu hal lagi yang gue dapet dari fitness adalah ngeliatin cewek-cewek dengan tubuh oke dan pakaian yang super sexy :D. Gimana kalo cowok yang ngeliat yak? Gue aja yang cewek ngeliatin cewek sexy gitu seneng. Eh, ini bukan berarti gue lesbi yak. Gue masih normal kok, masih suka cowok (seenggaknya Kimi masih cowok, kan? :p). Hahahahhahaha.

Nah, sebelum kita mandi dan pulang. Kita sempat sauna-an dulu. Panaaaaaaaaaaas! Itu pertama kalinya gw sauna. Pas awal-awal masuk ruangannya, gue hampir ga bisa napas. Tiap narik napas, hidung gue berasa dibakar. Uft. Hahaha. Tapi ternyata after effect-nya yang bikin nagih. Beres sauna itu rasanya badan jadi seger dan adem banget. 

Minggu, 10 Maret 2013

Meet Up! [Part 2]

Yay, hari berikutnya, gw bangun siang. Capek. Hahaha. Udah dibbm-in sama Nabilla dan tetap ga bangun. Seenggaknya masih sempat nemenin dia istirahat siang. Awalnya gw mau makan siang bareng dia, eh dia ternyata dapet jatah lunch. Ya udah, akhirnya kita nongkrong-nongkrong aja di Coffee Toffee. Hehehe. Istirahatnya cukup lama dari jam 11.30 sampai 13.30. Yah, emang istirahat buat Jumatan juga sih.

Hari itu gw berhasil jadi 'setan', gw ngajakin Nabilla buat main dan ga ikutan sesi siang. Tujuan dia kan emang lebih untuk naro CV di perusahaan dan sudah dia lakukan, jadi ga setan-setan amat lah yaaa. Abis dari kopi topi kita lanjut ke sekre 1, gw solat dulu bentar terus ada Restu juga di sana, akhirnya ngobrol-ngobrol dulu bentar di depan sekre sambil cari siapa lagi yang bisa diajakin main.

Ternyata semua orang banyak yang lagi sibuk. Kami berdua pun akhirnya hanya berkunjung ke kosan Muti. Nah, dari sana baru deh kita lanjut main ke PVJ. Layaknya cewe-cewe muda, tetep aja obrolannya seputar kawan lama dan kehidupan mereka semua, yah termasuk kehidupan kami bertiga. Ternyata sudah banyak teman-teman yang lulus, ada yang sudah kerja, ada yang lanjut kuliah, bahkan sudah ada beberapa yang menikah dan punya anak :O. Ya, seumur gw dan punya anak! Hmm, kalo gw ga kepikiran dah gimana caranya ngurusin anak. Kayaknya nikah dan punya anak masih sedikit jauh dari bayangan. Tapi, tapi, tapi kalo ngeliat umur, emang gw udah cukup tua dan hidup gw dari lulus, kerja, dan berkeluarga itu sebenarnya sudah tidak sejauh itu lagi. Mungkin ini pertama kalinya gw kembali galau tentang masa depan. Mau ngapain abis lulus? Kerja? Lanjut kuliah? Abis itu? Nanti gimana gw ngelanjutin hidup? Mau nikah? Sama siapa? Calonnya aja ga ada dan belum mau mikirin. Terus emang udah bisa ngurus suami sama anak? Ngurus diri sendiri aja belum becus. Terus kalo belum puas kerja gimana? Ya kaliii! Masih terlalu banyak yang berkecamuk di benak dan keinginan gw. Ah, ga tau deh bakal gimana hidup gw nantinya. Lupakan sejenak! Yang pasti gw cuma masih pengen nyobain keliling dunia dan bertemu dengan banyak orang.

Lanjut deh. Di PVJ, kami pergi ke tamannya yang dekat Gardenice itu. Foto-foto deh di sana. Hehehe. Terus makan di Richeese. Omnomnom. Percakapan emang berlanjut, mulai serius, berencana untuk melakukan banyak hal. Pemikiran 'cewe teknik' yang ga bisa dikekang. Beberapa orang tua teman dan guru yang sudah meninggalkan kita duluan. Banyak deh. Ngomongin hidup yang ga mungkin ada habisnya.

Sudah sore. Nabilla pun harus pulang. Gw juga mau latihan basket. Akhirnya, kami bertiga pun berpisah. Hahaha. Dan gw masih sedikit kepikiran tentang hidup, bahkan sampai gw nulis ini. Ditambah lagi kemarin siang, ditelepon orang tua. Gw benar-benar takut kalau tiba-tiba, mama atau papa udah ga ada. Ga tau gw bakal kuat atau nggak. Yang pasti sekarang, gw yang sebenarnya udah cukup tua ini, kalau berada di antara mereka tetap saja masih menjadi seorang gadis kecil yang ingin bermanja-manjaan dan selalu bercengkrama dengan mereka. Mama sama papa juga udah ga muda lagi. Pernah suatu ketika mama bilang pengen masih bisa nungguin gw lulus, ketemu jodohnya, punya anak, dan main sama cucunya kayak sekarang main sama Jani. Lulus, hemm, gw usahain secepatnya. Ahhh, tapi lagi stuck dan malas tak terkira akhir-akhir ini. Bismillah deh. Ketemu jodoh dan berikutnya ini yang susah. Haha. Emak gw tau gw orangnya secuek apa dan se-boyish apa. Berkali-kali disuruh agak cewek-an sedikit kalo ga ntar ga ada yang suka. Hahahaha. Tapi, gw udah nyaman sama diri gw yang kayak gini, so sorry mom, yang itu susah. Keterlaluan juga sih gw cueknya dan emang sedingin itu juga sama cowok *ini yang bilang bukan cuma emak tapi temen-temen deket gw juga, nah kan gimana mau ketemu jodoh, wkwk*. Dan beneran deh belum kepikiran kalo sekarang *tapi jadi sedikit kepikiran gara-gara emak udah ngomong berkali-kali*. Haduh, tapi gw masih mau menikmati hidup. Yah, mungkin kalo tiba-tiba ada pangeran pake Lotus E21, turun dari mobil, dan buka helm-nya. Kimi pun nongol dan berhasil bikin gw kembali jatuh cinta ga tau deh #ngarepgangarep #yakali.

Intinya serahkan saja semuanya sama Yang Di Atas. Jalannya sudah diatur yang terbaik buat kita kok, baik itu masalah akademik, karir, jodoh, rezeki, dan sebagainya. Just give our best for now :)

Sabtu, 09 Maret 2013

Meet Up! [Part 1]

Rencana bercinTA minggu ini gagal sudah. Hahaha.

Dimulai pada hari Selasa sore, ketika gw menerima pesan singkat dari sepupu yang katanya akan ke Bandung keesokan harinya. Rabu pagi gw beres-beres kamar biar layak dikunjungi. Hehe. Rabu siang gw kuliah sebentar dan sorenya, gw sudah mulai menemani sepupu yang datang dari Cirebon. Ketemu di Warpas sama mama dan kakak gw. Kamis pagi, gw menemani sepupu gw itu jalan-jalan ke Ciwalk. Makan siang di sana sampai tiba saatnya sepupu gw tersebut harus kembali ke Cirebon.

Nah, sesaat sebelum sepupu gw pulang. Gw bertemu dengan dua teman lama di Ciwalk, Nabilla dan Agie. Nabilla ini teman sekolah gw sejak SD hingga SMA bahkan sebenarnya sudah satu sekolah sejak TK. Hahaha. We grew up together. Sekarang dia kuliah di ITS, lebih tepatnya hanya sedang menunggu hari wisuda tanggal 16 Maret dan kemudian tersematlah gelar sarjana teknik mesin di belakang namanya. Cool, isn't it? Dia datang ke Bandung buat ikutan acara IPWeek di ITB. Hmm, udah mulai ngeapply kerjaan aja dia.

Kalau Agie, saya kenal dia sejak kelas 2 SMA. Teman satu ekskul filmmaker81 bersama Dessy Retamia, Dessy Teliandi, dan Ivan. Di fm81, selain buat film, kita juga jadi sering main bareng dulu. Selain mereka berempat, ada satu lagi adik kelas kita di fm81, namanya Halim yang sering kongkow bareng kita juga. Hahaha. Jadi kangen SMA, apalagi setelah tanggal 4 Maret lalu, DesTel ngemention: "Aduh mendadak kangen main bareng @agiesyirban @halimich @ivanrekyan @rachmaraikkonen @dessyretamia :(". Maaf nih, ga bales mention-nya karena alasan super penting, jumlah tuit gw lagi bagus jadi ga mau ngerusak angkanya. Hahahaha. Penting banget kan?

Kamis siang, Agie jemput Nabilla di kosan kakaknya, terus ke UPI dan ketemu gw di Ciwalk. Nongkrong-nongkrong sebentar di KFC, terus pergi ke kampus. Nabilla mau ambil tiket IPWeek yang gw simpen di sekre CDC. Setelah ngambil tiket, kami bertiga bingung sebenarnya mau pergi ke mana lagi. Akhirnya  kita keliling kampus ITB yang kecil ini. Sempat ketemuan sama Anshor juga, padahal dia lagi kuliah filsafat ilmu di Oktagon. Tapi, dia menyempatkan untuk keluar kelas sebentar buat ketemu Nabilla dan Agie. Kalau ketemu gw mah bisa tiap hari *ga juga sih*, apalagi gw sama Anshor satu pembimbing **. Hohohoho. Selama kami bertiga jalan-jalan ga jelas di kampus, cerita-cerita deh. Dan di sana gw mulai sadar gw ketinggalan terlalu banyak cerita tentang teman-teman lama. Hmm. Di kampus, kami bertiga sempat ke Galeri Sumardja untuk melihat pameran bambu, lanjut ke Perpustakaan. Akhirnya gw masuk perpus pusat lagi!

Sehabis ashar, Nabilla pulang ke kosan kakaknya diantar Agie, dan gw pulang juga ke kosan. Tidur-tiduran sebentar sampai hampir ketiduran beneran dan tiba-tiba. Kriiiiing. Henpon bunyi. Hikmah nelpon. Wooooow! She's also my high school friend and I haven't met her for a year. "Rachmaaa, aku lagi di ITB sama Rohe. Kamu di mana?" "Woooh, aku di kosan! Oke tungguin bentar yak, aku ke sana."

Cuci muka dan langsung berangkat ke kampus. Gerimis. Tapi, demi ketemu teman gw rela deh #eaa. Ketemu juga deh di CC Barat sama mereka berdua, menunggu hujan dan berencana untuk makan malam bareng. Sambil menunggu hujan reda, kami ngobrol-ngobrol asyik. Seperti sebelumnya, gw juga ketinggalan banyak cerita dari Hikmah dan Rohe. Waktu SMA, gw selalu cerita-cerita dan main bareng Hikmah. She's my partner in crime. Haha. I used to know the stories of her and now I know almost nothing :(. Yah, akhirnya kami bertiga makan malam di Javan Steak, di sana juga cerita-cerita terutama tentang Hikmah yang masih belum berubah, 'temen cowok'-nya masih tetep banyak, dan pernah masih dibikin galau sama 'ehem' #ehdibocorindisini. Anyway, I love you, my frieeends.

Selesai makan, gw balik ke kampus karena mau surprise ultah Marchy. Kalo yang ini dibocorin boleh lah yaaa, kan udah lewat. Yak, tanggal kemarin, gw dan belasan teman lainnya bertandang ke rumah Marchy yang akhirnya di-surprise-in di rumahnya juga. Hohoho. He's a great friend of almost everyone. Happy bornday, Marchy! :). Abis nyurprais, pulang dan sampai di kosan jam 2 pagi. Untung gak ada geng motor kayak waktu ultahnya Nadin, haha. Sesampainya di kosan, gw tertidur pulas sampai siang. Hehehehe.

Senin, 25 Februari 2013

Have A Little Fun (Part 2)

Di tahun terakhir, di semester akhir, akhirnya gue nonton konser ISO juga. Hohoho. Gue mendedikasikan sisa waktu yang gue punya di kampus ganesa tercinta ini untuk menyaksikan banyak hal menarik yang dipersembahkan oleh teman-teman mahasiswa :p #eaaaa.

Harusnya cerita ini dipost satu minggu yang lalu tapi gue baru sempat kembali menulis sekarang, bahkan seharusnya gue sedang 'bertugas'. Pokoknyaaaa, nonton konser musik itu apalagi ISO (ITB Student Orchestra) bisa menenangkan jiwa dan raga. Seru parah! Salah dua pemainnya, yakni Ali Akbar Septiandri dan Trilaksono Aribowo juga merupakan teman seangkatan gue \m/.

Minggu malam, pukul 18.00 gue dan teman-teman lainnya sudah mulai mengantri untuk masuk ke Dago Tea House. Satu baris diisi oleh gerombolan kami: Marchy, Agast, Nadin, Gue, Aul, Hans, dan Ical. Di atasnya ada Diani sama pacarnya juga Emil dan ehem. Turun ke bawah dikit ada Lio dan teman-teman mainnya. Turun lagi di kursi VIP paling atas ada Sasri dan pacarnya juga. Di kursi VIP bawah ada ehem, Rido dan belum tau status sebenarnya apa, juga ada pasangan super imba Alfian dan Fandi. Rame kan 2009-nya? Iya dooong! Pastinya....

Malamnya kita sempat foto-foto setelah konser *as always*

Sumber:  http://marchygabe.tumblr.com/post/43477216488/if-dan-sti-2009-di-guitar-piano-concert-iso

Mungkin ini bisa jadi saat-saat terakhir berkumpul dan bermain bersama teman-teman ini. Hahaha.
Sukses semuaaa!

Minggu, 17 Februari 2013

Have A Little Fun

Weekend kali ini gue habiskan dengan bersenang-senang meskipun sedang banyak kerjaan dan tugas yang menumpuk. Tugas numpuk sebenarnya karena saya harus ke luar kota selama satu minggu terhitung hari Selasa besok. Well, it's now Saturday night.

Nah, hari pertama di weekend kali ini a.k.a. tadi sore, gue ada acara bersenang-senang bersama anak-anak basket himpunan. Hohoho. Sore kumpul jam 4 di PVJ. Gue berangkat bareng Hans karena memang kosannya deket *cari temen*. Satu lagi anak basket yang kosannya deket gue itu si Arie, tapi dia kaga mau ngikut -__-. Nah, rencananya kita mau karaoke di PVJ. Kita karaoke-an di Inul Vista. Berhubung begitu sampai belum ada siapa-siapa, gue pesen twisty-nya KFC dulu gara-gara lapaaar, dan kebetulan juga KFC tepat berada di sebelah tempat karaokenya. Karaoke time is the same as Screaming Time. Karaoke kali ini disponsori oleh Chita :3 berhubung beliau keesokan harinya tanggal 17 akan berulang tahun yang ke-21. Happy birthday, Chit! Untuk merayakannya (walaupun kecepetan) dan sekaligus berterimakasih atas sponsorship-nya, kita menyanyikan lagu Selamat Ulang Tahun dari Jamrud :p.

Setelah puas teriak-teriak, kita lanjut makan di D' Cost. Sponsor kali ini adalah kak Gabun sebagai traktiran kelulusan. Hohoho. Sampai di D'Cost dari PVJ sekitar pukul 19.00. Langsung ngobrol, pesen makanan, nunggu makanan, makan, dan ngobrol lagi sampe puaaas. Ga ding. Kita di sana sampai sekita 21.30. Malam pun dicukupkan sampai disitu. Eits, tapi sebelum kita semua berpisah, kita sempet foto-foto dulu nih. 

Atas (ki-ka): Hans, Aji, Upan, Gabun, Ade, Jasur, Tofan, Agung
Bawah (ki-ka): Karin, Septu, Raches, Aul, Reynald, Chita, Rian


Foto di atas diambil pake kameranya si Rian. Ada dua kali sesi foto. Foto di atas merupakan sesi foto pertama. Kenapa dua kali? Karena di sesi ini, dari 3 foto yang diambil, mukanya Aji kaga ada yang keliatan. Hahahahaha. Akhirnya kita minta tolong mas-mas D'Cost buat ngambil foto ulang.

Hari Minggu weekend kali ini alias besok, rencananya akan gue habiskan dengan mengerjakan tugas besar PPL dan malamnya akan menonton konser ISO di Dago Tea House. Cerita lanjutannya kita tunggu besok malam ya :). Good night!